Ini Dia Kampung “Bordir” Aceh Besar

Jalan-jalan menjadi sebuah kebutuhan naluriah manusia setelah lelah beraktifitas atau ketika otak tak sanggup lagi menampung segala beban kehidupan. Banyak orang sukses mendapatkan ide tentang suatu bisnis atau usahanya dari hasil jalan-jalan. Mengunjungi banyak tempat wisata membuat wawasan kita menjadi bertambah tentunya. Namun berkunjung ke suatu tempat wisata yang sama secara berulang-ulang juga akan membuat kita bosan atau jenuh.

Nah, di Aceh besar ada salah satu Gampong yang terkenal dengan home industry yang menghasilkan berbagai kerajinan khas Aceh. Seperti tas, dompet, sajadah, koper dan lain sebagainya. Kerajinan ini semua dibuat dengan motif khas Aceh. Bentuknya cukup unik dan menarik.

Kerajinan ini semua dihasilkan di Gampong Dayah Daboh Kecamatan Montasik Aceh Besar. Untuk bisa melihat langsung pembuatan kerajinan bordir ini anda harus menempuh jarak lebih kurang enam belas kilometer atau sekitar setengah jam perjalanan dari kota banda Aceh.

Begitu sampai di simpang Aneuk Galong, anda harus berkendara lagi sekitar 3 km untuk bisa sampai di Gampong Dayah Daboh. Menemukan gampong ini tidak susah, karena pada pintu masuk utama gampong  (gapura) memang langsung terpampang, sebuah papan berukuran 1,5 x 1,5 meter yang bertuliskan “Gampong Kerajinan Dayah Daboh.”

Mayoritas kaum hawa di gampong ini bekerja sebagai pengrajin disamping juga bertani jika sudah masa turun ke sawah. Ada sekitar 4-5 home industry yang memproduksi aneka kerajinan. Biasanya pemilik home industry  nantinya akan mengantarkan langsung bahan-bahan untuk membuat kerajinan ke rumah pengrajinnya masing-masing.

Proses pembuatan semua kerajinan ini tergolong sama.  Dimana pada dasarnya terbagi ke dalam tiga tahap. Tahap pertama seorang pengrajin menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti busa, kain beledu atau terpal. Selanjutnya ke semua bahan yang telah di siapkan di jahit dalam bentuk yang di inginkan, misalnya dibuatkan dompet atau sajadah. Proses menjahit dilakukan dengan mesin jahit pada umumnya.

Sumber : Amanatazahra[dot]wordpress[dot]com

Pada tahap kedua pengrajin menjahit bordir berupa bunga-bunga atau lainnya. Pada tahap inilah akan sangat berpengaruh terhadap bagus atau tidaknya produk yang dihasilkan. Rasa seni yang tinggi serta kehati-hatian seorang pengrajin menjadi faktor dominan bagus atau tidaknya produk yang dihasilkan.

Lalu pada tahap terakhir dompet atau sajadah tersebut akan di bentuk sempurna dengan memasang kancing atau lain sebagainya sesuai dengan pesanan.

Biasanya ketiga tahap di atas dikerjakan oleh orang yang berbeda-beda. Untuk tahap satu dan dua dikerjakan oleh satu orang namun pada tahap terakhir dikerjakan oleh orang lain.

Awal mula adanya kerajinan ini, produk yang dihasilkan masih sangat terbatas dengan model yang itu-itu saja. Namun seiring berjalannya waktu, produk yang dihasilkan semakin bervariatif. Sehingga berpengaruh terhadap permintaan. Menurut penuturan salah seorang pengrajin, seringnya mereka malah kewalahan memenuhi order dari pelanggan dengan jumlah yang besar. Kendala saat ini yang mereka hadapi adalah minimnya pekerja atau pengrajin.

Jika anda ke Banda Aceh dan berniat membeli tas, dompet atau sajadah khas Aceh silahkan langsung saja datang ke Gampong Dayah Daboh Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Disamping mendapatkan ilmu tentang cara pembuatan, anda juga akan mendapatkan harga yang lumayan miring dibandingkan membeli ditoko.



About

[] Penikmat Novel [] Muslim Yang Berusaha Taat [] Owner www.kanvasaulia.blogspot.com []


'Ini Dia Kampung “Bordir” Aceh Besar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloAcehku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool