Saatnya Menjelajah Thailand Demi Melihat Festival Songkran

Dari Aceh? Tenang, kali ini saya tidak akan menghubungkan segala sesuatu yang berbau Thailand dengan Aceh. Walaupun menurut beberapa pembaca setia helloacehku.com ini adalah khayalan dan akal-akalan saya. Toh, secara geografis, thailand dan Aceh itu jauh beud. Ada selat melaka yang membentang sampai ke ujung. Belum lagi, Thailand terkenal dengan agama budhanya yang kental. Mana mungkin kan?.

Tapi tahukah kamu, kalau Aceh, ternyata punya hubungan dengan thailand (#dibahas hahaha) yaitu di provinsi Narathiwat. Iya, sebuah kawasan yang beragama muslim ini ada hubungannya dengan Aceh. Dahulu, ada tiga negeri berjuluk Darussalam. Aceh Darussalam, Pattani Darussalam, dan Brunei Darussalam. Hingga akhirnya dua dari negeri darussalam ini melebur menjadi bagian dari sebuah negeri lain. Aceh bergabung dengan Indonesia. Dan Pattani, menjadi bagian dari Thailand.

Sebelum jatuh ke Thailand, Kerajaan Pattani Darussalam menguasai Provinsi Pattani, Yala, dan Narathiwat di bagian Thailand dan sebagian kawasan Kelantan dan Perlis di bagian Malaysia. Nah disinilah asimilasi kerjasama antara dua negeri berlangsung. Aceh, dan Thailand. Bahkan, benar-benar ada jejak Aceh di Provinsi Narathiwat.

Di sebuah pesantren yang cukup tua di sana, ada Alquran tulisan tangan Syech Nuruddin Ar-Raniry yang ditulis selama lima tahun (1636-1641 Masehi). Terdapat juga beberapa Quran tulisan tangan lainnya dari Aceh di sini. Selain Alquran, terdapat juga kitab-kitab fikih karangan ulama Aceh zaman dulu, seperti kitab Fiqih Sirat Al-Musatqim karangan Syech Nuruddin Ar-Raniri dan koleksi naskah Aceh lainnya terdapat tiga buku pantun karangan Hamzah Fansyuri.

ilustrasi manuskrip asli aceh ( sumber foto dari https://www.facebook.com/LuengputuManuskripMelayuAceh )

Kerenkan?

Nah, sekarang teruntuk kamu penggila sejarah dan budaya (seperti saya) sudah saatnya meluaskan sudut pandangmu. Sudah saatnya kamu Wisata Ke Thailand. Bukan hanya untuk mengejar jejak masa lalu akan tetapi kamu juga bisa sekalian menikmati Festival Songkran. Ibarat kata pepatah, sambil menyelam minum air. (biasanya sih kelelep kan ya?)

Sembari menikmati serunya Festival Songkran, sekalian kamu yang suka sejarah Aceh, bisa main-main air di festival tersebut. Air, Festival, Thailand? Ini sebenarnya apa sih?

Songkran dirayakan dengan nama Sangken di bagian timur laut India, sebagai Hari Tahun Baru tradisional oleh Masyarakat Buddha. Perayaan Sangken dirayakan oleh orang-orang dari suku Khampti. Perayaan tersebut juga dirayakan oleh masyarakat Singpho, Khamyang, Tikhaks (Tangsa) dan Phakyal di Arunachal Pradesh, dan masyarakat Tai Phake di Assam.

Sangken secara umum jatuh pada bulan ‘Naun Ha’, bulan kelima dari tahun kalender Bulan Khampti yang bertepatan dengan bulan April. Perayaan tersebut dirayakan pada hari-hari terakhir tahun lama dan Tahun Baru Bulan dimulai pada hari tepat setelah akhir perayaan tersebut. ( sumber di sini)

Jadi, mirip mirip dengan festival tepung warna di India. Bedanya, di thailand kamu akan melakukan perang air sesukamu. Siapkan diri jangan sampai masuk angin, kembung, atau lupa bawa baju ganti. Dan, hindarilah pakaian yang tembus pandang ya. #eh

Oh iya, festival yang telah menjadi tradisi bertahun-tahun dari masyarakat Thailand ini, memang menjadi daya tarik dari wisata lain. Jadi nggak melulu dunia malam. #halah. Walaupun jarang terdengar, tapi festival Songkran ini bisa berlangsung berhari-hari lho. Ada tiga kota (masih banyak kota lainnya yang ikut merayakannya) yang akan menjadi pusat pelaksanaannya. Bangkok, Chiang Mai, dan Phuket, nah lumayan kan? Untuk menghilangkan rasa penat dan panasnya thailand.

Festival Songkran yang lebih dikenal dengan nama Thailand Water Festival atau Festival Air Thailand ini, seperti perayaan tahun baru bagi mereka. Tujuan dari festival ini sendiri memanjatkan harapan agar menjadi lebih baik lagi. Harapan ini dilambangkan dengan air. Selain itu air dipercaya dapat membasuh segala hal-hal buruk yang ada di diri manusia, sehingga dapat menjalani kehidupan baru dalam keadaan bersih.

 

Caranya? Orang thailand akan melakukan perang air dengan menyemprotkan air kepada siapa saja yang lewat di festival tersebut. Tak peduli, tua, muda, kecil, besar, perempuan, pria. Asal lewat, siram! Seru kan? Apa kamu masih nggak minat untuk Wisata ke Thailand?

Tapi mahal? Tenang, bukan Ezytravel.co.id namanya kalau tidak bisa memberikan kamu harga terbaik untuk setiap moment travelingmu (busyet, keren amat ya kalimatnya ya?). Terutama untuk paket wisata murah ke Thailan. Apa yang perlu kamu ketahui? Simple, kamu tinggal pilih paketnya saja.

Wisata murah ke Thailand

Ada dua paket yang ditawarkan dari online travel agent anak perusahaan Dwidaya tour ini.

  1. Bangkok Super Deal + Festival Songkran Starting From Rp.1.111.000 (3 days 2 Night)
  2. Songkran Festibal Bangkok Starting From Rp. 1.934.00 (4 Days 3 Night)

Lumayan kan harganya? Nggak usah bingunglah. Mumpung cuti masih banyak kan? Dan masih awal tahun tho. Eh, hampir lupa, promo wisata murah ke Thailand ini hanya mulai dari tanggal 13 Februari sampai dengan 26 Februari 2017. Please di catat baik-baik ya kawan. Nah untuk info lebih lanjut dan syarat serta ketentuan lengkapnya  silahkan cek di sini.

Mau jalan-jalan ke Aceh? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel, buat visa online, dan tiket pesawat

Tagged:


About

Saya, bapak beranak dua, menyukai jalan-jalan. Blogger ecek-ecek. Penulis Ecek-ecek tapi Mencintai Keluarga dengan Serius. Bisa di "booking" dr Blog ; www.hikayatbanda.com atau Email : yudi.randa@gmail.com atau dari @yudiranda untuk twitter.


'Saatnya Menjelajah Thailand Demi Melihat Festival Songkran' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloAcehku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool