wisata kuliner aceh

Wisata Kuliner Aceh, Dumpeu Mangat (Semua Lezat)

Masakan Aceh dikenal memiliki citarasa yang tinggi. Olahan makanan dengan berbagai jenis bumbu dan tambahan rempah meninggalkan kesan candu di lidah. Saya rasa ini yang membuat pemburu wisata kuliner Aceh tidak dapat melupakan kelezatan makanan yang dicobanya. Beberapa Rumah Makan di Aceh mengandalkan menu masakan yang identik dengan Ayam, misalnya: gerai Ayam Lepas, Ayam tangkap, bahkan yang paling fenomenal saat ini, yakni Ayam Pramugari.

Nikmati juga salah satu panganan lezat ini: Surabi Bantai

Saya dan rekan saya awalnya sangat penasaran dengan panganan asal Aceh ini yang sempat viral di media social. Barangkali, penyebab utama kepopulerannya adalah branding yang anti mainstream. Siapa sangka, dengan brand yang tak biasa, mengakibatkan banyak orang bertanya-tanya tentang bagaimana rasanya Ayam Pramugari. Kami pun mencobanya.

wisata kuliner aceh

Ayam Pramugari di Rumah Makan Aditya Jaya – Blang Bintang

Ezytraveler harus tahu bahwa Ayam Pramugari hanya tersedia di satu gerai rumah makan di Aceh. Hingga saat ini belum ada cabangnya. Adalah warung makan Aditya Jaya yang dikelola oleh Pak Sofyan, satu-satunya penyedia menu masakan Ayam Pramugari. Setahu saya, demikian. Lokasinya tidak jauh dari Bandara Sultan Iskandar Muda. Saya menjamin kualitas rasanya tidak akan mengecewakan Ezytraveler pecinta Wisata Kuliner Aceh.

Soal harga, bisa dikatakan ekonomis. Masih dapat dijangkau oleh kalangan kelas menengah. Hanya Rp. 15.000,-/ porsi, Ezytraveler dapat menikmatinya sampai puas. Ayam kampung yang telah disteam dengan bumbu dan rempah sebelumnya, kemudian digoreng langsung di hadapan mata Anda. Tambahan dedaun kari dan pandan wangi, serta cabe hijau yang ikut digoreng bersama ayam, mmm. Luar biasa menggoda.

Selanjutnya, jika pemburu wisata kuliner Aceh tidak menyukai ayam, jangan khawatir. Kami tidak akan membiarkan  Ezytraveler kecewa. Masih ada 1001 menu andalan lainnya. Seperti Mie Aceh. Siapa yang tidak kenal dengan panganan yang satu ini. Nyaris di semua tempat di dalam wilayah Aceh terdapat gerai Mie Aceh. Hanya saja, di Aceh tidak disebutkan Mie Aceh sebagai brand, melainkan lokasi maupun nama pemilik gerai itu sendiri sebagai brand. Contohnya: Mie Leupung, Mie Razali di Peunayong, Mie Cek Mun Bireun di Ulee Kareng, itu semua brand gerai Mie Aceh

wisata kuliner aceh

Mie Udang Cek Mun Bireun, di Ulee Kareng

Campuran bumbu dan rempah dengan takaran yang pas, tambahan udang atau kepiting, serta  kerupuk Meuling dan Timun sebagai toping, membuat rasa Mie Aceh begitu sempurna. Saya jadi ngiler sendiri saat membayangkannya (lol). Soal harga, variatif. Biasanya hanya Rp. 10.000,-/ porsi untuk mie biasa, sedangkan jika dengan tambahan udang atau kepiting, berkisar Rp. 25.000,-/ porsi. Saya rasa itu harga yang sepadan dengan kelezatannya.

Baik, Mie sudah kita bungkus, (:)) Sekarang kita menuju ke restoran. Ada banyak rumah makan di Aceh yang  menjadi andalan pemburu wisata Kuliner Aceh. Berbagai jenis masakan khas Aceh tersedia di sana. Beberapa di antaranya: The Blang di Pagarair – Lambaro, Jambo Geumuloh di Lamdingin, Warung Hasan yang tersebar di beberapa tempat di Banda Aceh dan Aceh Besar, serta Awak Awai di Simpang Mesra – Jeulingke dengan menu andalannya, ikan bakar.

wisata kuliner aceh

Ikan Bakar

Bagi pecinta wisata kuliner Aceh bertema daging, saya rekomendasikan Sumsum Kuta Raja sebagai Rumah Makan yang dapat Ezytraveler andalkan. Menunya sangat banyak. Salah satu yang saya sukai adalah Sup Daging. Selain itu, kita bisa memesan Paru Goreng atau Daging Goreng sebagai tambahan, pendamping nasi. Dipadankan dengan segelas jus jeruk atau jus semangka membuat kita susah kenyang. Ingin tambah satu porsi lagi. Lokasinya mudah dijangkau, sebab terletak di tepian jalan utama. Setahu saya, selain di Pango, juga ada di Lueng Bata – Kota Banda Aceh.

wisata kuliner aceh

Sup Daging di Sumsum Kuta Raja, Lueng Bata

Di Aceh, apa saja enak. Tidak hanya makanan restoran, bahkan menu rumahan pun tak kalah enaknya. Meski terlihat sederhana, tapi citarasa membuat lidah ketagihan. Udeung Asam Keu-eung, misalnya. Rasa masakan Aceh yang identik dengan pedas dan asam, meski pun tampilannya tidak seberapa menarik, tapi rasanya sangat menggelitik lidah. Selain itu, ada juga jenis sambal dan tumisan. Di antaranya, Sambal Peugagan, Nambai Oen Kruet (daun jeruk), Seurundeng, yang patut dicoba.

kuliner aceh

Tumis Bunga Kates

Beberapa menu rumahan yang saya sukai, yaitu Tumis Bunga Kates. Semua orang tahu bahwa bunga kates rasanya pahit. Dengan kepiawaian kita, rasa pahit itu dapat dihilangkan, meski tidak seutuhnya. Seperti menu yang satu ini. Bunga kates terlebih dahulu direbus bersamaan dengan daun ubi. Tidak perlu lama, untuk mengeluarkan kadar air bahan. Setelah itu, baru ditumis dengan bumbu dan tambahan santan kental. Serai dan daun jeruk akan memperkuat aroma. Saya lahap sekali kalau menunya beginian. Bagaimana dengan rekan pemburu wisata kuliner Aceh, penasaran?

wisata kuliner aceh

Tumis Rimbang

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: Hotel di Aceh, Tour Murah, dan Tiket Pesawat ke Aceh

Selain itu, menu tumis rumahan lainnya seperti Tumis Rimbang. Rimbang ditumis dengan parutan kelapa dan sedikit tambahan teri. Saya suka sekali. Potongan cabe hijau, sekali gigit, nyes! Mantap. Rimbang dikenal memiliki banyak khasiat, salah satunya untuk kesehatan mata. Dengan dibumbui dalam masakan khas Aceh, pasti Ezytraveler berselera. Jangan khawatir gemuk, ayuk berburu makanan.



About

Muslimah. Gemar membaca dan menulis. Pegiat di Forum Lingkar Pena dan Gaminong Blogger. Kontributor beberapa media. Berkicau di @ainiazizbm, IG @ainiazizbeumeutuwah. Kunjungi saya di https://www.ainiaziz.com/


'Wisata Kuliner Aceh, Dumpeu Mangat (Semua Lezat)' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloAcehku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool